Mengapa Harus Inbox? Tradisi Jual Beli Online Yang Kadang Di Benci Pembeli




MENGAPA HARUS INBOX?

1. Menjaga harga pasar
Beberapa penjual memiliki reseller, apabila penjual tersebut menampilkan harga barang yang lebih murah dari reseller, maka reseller akan dirugikan karena pembeli lebih memilih beli di penjual daripada reseller yg notabene cuma up harga sedikit

Dalam beberapa kasus, penjual 'kemarin sore' menampilkan harga barang yg sangat murah berharap agar cepat laku, meski keuntungan sedikit, sehingga para pemain lama yg mengambil untung 'wajar' harus ikut dalam arus harga baru yg dipasang penjual baru tadi

Sebagai pembeli, tentu kita lebih memilih yg lebih murah jika dipastikan produk penjual A dan B adalah sama

2. Terjaga dari pembeli 'Nackal'
Jika menampilkan harga di postingan, segelintir pembeli usil kadang mengomentari harga di kolom komentar, seperti, 'mahalnya mi' 'di sebelah lebih murah'

Atau yg paling menyebalkan :
'ada kutahu saya tempat yg murah beli begini' dan diberitahulah tempat murah itu di komentar

3. Menghindari tawar menawar di komentar
Secara tidak sengaja bisa menurunkan nilai dari barang, apalagi kalo ada yg menawar kemurahan terlepas dari apakah dia tahu harga itu di pasaran. Beginilah yg akan berefek pada pembeli lain, sehingga mereka ikut2an menawar padahal di postingan sudah tertulis 'Harga Pas, No Nego'

4. Mengetahui mana pembeli yang serius
Pembeli yg ingin tawar menawar melalui mesengger merupakan indikasi pembeli yg memang ingin mengetahui harga, apalagi kalo pembeli menghubungi lewat WhatsApp atau telepon langsung, karena mengetikkan nomor penjual untuk dihubungi saja butuh 'kekuatan extra'
5. Memudahkan untuk meyakinkan pembeli
Beberapa orang masih tidak yakin dengan barang dengan hanya melihat postingan, dengan melakukan komunikasi melalui chat, penjual bisa menjelaskan dengan detail keunggulan barang dan detail pembayaran yg aman sehingga pembeli menjadi yakin untuk berbelanja

6. Menghindari kompetitor nakal
Pesaing yang mengetahui harga barang, otomatis akan  merevisi harga barangnya, meski untung sedikit yang penting laku

Lebih menjengkelkan lagi, saat pembeli mengatakan minat di kolom komentar, tiba2 pesaing menghubungi dan memberitahu bahwa dia bisa memberi harga yg murah dengan produk yang sama

7. Biar postingan ter-up dan tidak tenggelam
Pembeli yg sudah tahu harga barang di postingan akan skip jika tidak berminat, sehingga aktivitas di kolom komentar menjadi sepi, makanya postingan barang yg sudah mencantumkan harga kadang 0 komentar.

Algoritma FB, semakin banyak komentar semakin berpeluang postingan tersebut dilihat banyak orang, makanya kita sering mendapati penjual rumah memberi imbalan bagi yang banyak menulis 'up' di kolom komentar

InsyaAllah, 'cek inbox' lebih mudah dibandingkan menggerutu tentang sulitnya mengetahui harga barang di kolom komentar. 

Jadilah Penjual Online, Maka Anda Akan Tahu Pentingnya Japri2an

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama